Pilgub, Olly Pinang Yasti

0
328
Yasti Soepredjo Mokoagow
Yasti Soepredjo Mokoagow

KLIK24.ID– Pesta demokrasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), 2020 mendatang mulai dipetakan. Tawar- menawar para elit partai politik (Parpol) kian meruncing bagi politikus di Bolaang Mongondow Raya (BMR). Posisi papan dua yakni Wagub jadi mahal. Isu yang tengah ramai diperbincangan, muncul nama politisi senior seperti Yasti Soepredjo Mokoagow (YSM), Bupati Bolmong. Sehan Salim Landjar (SSL), Bupati Boltim. Tatong Bara (TB), Wali Kota Kotamobagu, dan Beni Ramdani (Brani), selaku ketua komite I DPD-RI jadi incaran untuk menjadi kosong dua di bumi nyiur melambai. Yasti yang kini masih menjabat Bupati Bolmong tak menampik hal tersebut. Menurut YSM sapaan akrab Yasti Soepredjo Mokoagow, masih fokus untuk Kabupaten Bolmong. Namun, YSM akan mendukung penuh jika ada politisi asal Bolmong Raya yang akan maju pada Pilgub mendatang.  Disisi lain, mantan anggota DPR-RI dua periode itu mengungkapkan, belum lama ini dirinya sudah ditawarkan oleh politisi Sulut Olly Dondokambey, yang juga kini masih menjabat Gubernur Sulut untuk ikut mencalonkan diri sebagai bakal calon wakil Gubernur Sulut. “Sejujurnya saya sampaikan bahwa kurang lebih empat, lima bulan lalu, pak Gubernur Sulut, panjang lebar bercerita dengan saya. Beliau meminta saya maju sebagai Wakil Gubenur. Tapi, sungguh-sungguh   saya sampaikan terima kasih atas kepercayaannya. Saya masih ingin di Bolmong,” ucap Yasti disela-sela sambutannya dalam acara Halal Bihalal Pemkab Bolmong, di Desa Maelang, Kecamatan Santombolang, Rabu (19/7).

Pun, dalam pemilihan Gubernur dan Wagub mendatang, masyarakat Bolmongg raya harus bersatu, siap pun calonnya asalkan dari Bolmong raya. “Kalau rakyat Bolmong satu suara maka kita sama-sama berjuang untuk itu. Bukan saya tetap yang lain. Sebab, semua itu tergantung dari ridho Allah SWT. Jadi, mari kita sama-sama dukung  Wagub dari BMR, agar hari ini BMR dapat menyumbang jadi Wagub,” ungkapnya.

Mengapa demikian, karena hingga saat ini dana anggaran dari Provinsi yang masuk di BMR hanya berkisar Rp 100 Miliar, padahal total APBD Provinsi sebesar Rp 1 Triliun lebih. “Jadi, kalau kita punya Wagub, tentu anggaran yang masuk di BMR jauh lebih besar dari sekarang ini. Sebab, jumlah penduduk kita 30 persen dari penduduk Sulut. Namun, anggaran masuk disini serat. Itu bukan salah pak Gubernur, tapi salah dari wakil-wakil rakyat yang duduk di Provinsi saat ini. Nah, mudah-mudahan yang baru terpilih ini bisa amanah, bisa bertempur untuk mendapatkan anggaran ksususnya di BMR,”harapnya.

Sembari meminta, kalau rakyat Bolmong satu suara mari sama-sama berjuang untuk itu. “Kalau masyarakat satu suara, kita bisa berjuang untuk memengkan itu. Bukan saya, tetapi yang lain. Yang pasti hanya satu saja yang didukung. Sebab, dalam politik ini kita harus Bertafakur atau berpikir yang mendalam, dan berintropeksi diri, agar apa yang kita harapkan bisa terwujud,” tuturnya.(TJIP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.