Proyek Kementerian Pertanian di Motoboi Besar Mangkrak

0
106
Gudang Pangan di Motoboi Besar belum rampung pembangunannya | MUSLIADI

KLIK24.ID – Gudang pangan dari Kementerian Pertanian (Kementan) yang ada di Kobo Besar, Kota Kotamobagu  mubazir. Pasalnya, proyek ratusan juta tersebut tak rampung. Saat ini hanya bangunan gudang yang berdiri tanpa perlatan lainnya.

Bantuan tersebut diberikan kepada  Gapoktan Momosad Jaya tahun 2016 lalu. Namun haparan mendapat fasilitas lumbung pangan tak sesuai. Fasilitas lainnya, seperti  dan lantai jemur belum ada.

KLIK JUGA: Kantor Gubernur Simbol Keberagaman Masyarakat Sulut

Ketua Gapoktan Momosad Jaya Hafiz Salote mengatakan pihaknya terus mempertanyakan penuntasan proyek tersebut. Salah satunya instansi terkait, Dinas Ketahanan Pangan Kotamobagu namun  mereka tak mendapat kepastian.

“Informasi yang saya dapat dari pihak Dinas, rencananya bantuan tersebut akan mereka alihkan ke Poyowa Kecil namun saya menolak, sebab gudangnya sudah dibangun di Motoboi Besar. Gapoktan berharap pembangunan proyek tersebut segerah dirampungkan,” terang Salote kepada Harian Bolmong Raya belum lama ini.

KLIK JUGA: DP2 Kotamobagu Jalin Kerjasama dengan UDK

Najamudin Makadomo yang juga tokoh masyarakat Motoboi Besar  mengatakan, kebetulan pembangunan fasilitas tersebut dibangun dilahan saya, namun kelanjutan proyek tersebut sampai saat ini belum ada realisasinya.

“Gudang itu sudah hampir 4 tahun terbengkalai, dikarenakan belum ada kejelasan status pembangunannya,” terang Makadomo.

Sementara itu Kepala Seksi Ketersediaan dan Sumber Daya Pangan DKP Marina Bahagia Gonibala mengatakan  biaya pembangunannya berasal dari DAK 2016 yang pada saat itu dirampungkan baru gudang sedangkan kelanjutannya di DAK 2019 yang meliputi lantai jemur, Rice Milling Unit (RMU).

“Adapun untuk kelanjutan pembangunnya tahun 2019 ini akan segerah dirampungkan, mengingat anggarannya sudah ada,” ujar Gonibala.(mus/gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.