Gas 3Kg di Kotamobagu Tembus 45 Ribu

0
385
Ilustrasi

KLIK24.ID – Pemkot diminta segera turun lapangan, mengecek stok elpiji 3 kg. Pasalnya, 5 hari jelang ramadan, gas LPG langka di pasaran. Cipto, salah satu masyarakat Kelurahan Mongkonai Kecamatan Kotamobagu Barat mengaku kesulitan mendapatkan LPG 3 kg. “Saya sudah mencari di beberapa pangkalan namun belum mendapatkannya,” ujarnya kemarin.

Sementara warga lainnya di Kelurahan Tumobui Kecamatan Kotamobagu Timur mengatakan, sejak pagi Ia sudah mencari ke beberapa pangkalan di kelurahannya namun semuanya kosong, akhirnya ia memutuskan untuk mencari ke kelurahan lain. Diakui Ia mendapatkan namun bukan dipangkalan tetapi diwarung dan harganyapun Rp25000 per tabung. “Dari pada tidak mendapatkan lebih baik biar agak mahal terpaksa harus dibeli. Yah namanya juga kebutuhan,” terang Susan.

Paling parah pengakuan Mama Susi Warga Sinindian. Ia mengaku mendapatkan gas 3 kg dari salah satu warung seharga Rp45 ribu. “Belum puasa so bagini. Bisa-bisa puasa gas tembus 100 ribu,” kesalnya.

Beberapa pemilik pangkalan mengaku, mereka mendapatkan jatah penyaluran dari agen, namun jumlahnya hanya dibatasi 30 hingga 36 tabung. Bila pembeli lancar hanya membutuhkan waktu satu atau dua jam langsung habis stoknya. “Apa lagi jika ada hari libur, banyak masyarakat yang membutuhkan,” kata Nasipan pemilik pangkalan di Desa Tabang.

Menurutnya, saat ini banyak masyarakat yang membutuhkan apa lagi jika sudah memasuki bulan puasa atau menjelang idul fitri. Untuk itu Ia berharap agar jatah penyaluran harys ditambah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Terpisah, Kabag Ekonomi Alfian Hasan berharap masyarakat tak panik memborong gas 3 kg. Diakuinya, sebenarnya stok untuk Kotamobagu sudah cukup. Saat ini stok di Kotamobagu 6.120 tabung per hari. Stok ini akan ditambah pertamina 1200 tabung perhari selama bulan puasa. “Harusnya sudah cukup jika warga membeli satu tabung. Namun yang terjadi banyak warga yang membeli hingga tiga tabung,” ungkap Alfian.

Pihaknya juga berharap agen memperketat penjualan dengan meminta KTP bagi para pembeli. “Untuk usulan tambahan tabung sudah disetujui Pertamina saat puasa nanti. Harapannya tentu tidak ada lagi kelangkaan dan harga tetap normal,” pungkasnya. (mg36).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.