Banjir Manado Rendam 674 Rumah, 3.613 Jiwa Terdampak

0
236
aparat kepolisian membantu evakuasi warga manado yang terdampak banjir | fb

KLIK24.ID – Banjir yang terjadi di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pada Minggu (28/4/2019), merendam 674 rumah warga dan berdampak terhadap 3.613 jiwa. Namun, banjir mulai surut sejak Minggu malam hingga Senin (28/4).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado mencatat, banjir tersebut melanda 11 kelurahan di lima kecamatan, yakni Bunaken, Paal Dua, Tuminting, Singkil, dan Kecamatan Tikala. Sementara 11 kelurahan tersebut meliputi Kelurahan Bailang, Dendengan Dalam, Paal Dua, Kairagi Weru, Rumompo, Mahawu, Ternate Tanjung, Komo Luar, Taas, Banjer, dan Kelurahan Tikala Baru.

“Ada sebanyak 3.613 jiwa yang tedampak banjir dari 974 kepala keluarga (KK) di 11 kelurahan,” kata Kepala BPBD Manado Maxmilian Tatahede, Senin (29/4) dikutip Inews.id.

Selain banjir, wilayah ini juga dilanda tanah longsor. Data BPBD, beberapa keluarga menjadi korban musibah itu.

“Beberapa keluarga yang menjadi korban longsor yakni keluarga Sanger Sandala di Paal Dua Lingkungan 7. Di Tikala Baru Lingkungan 5, longsor menimpa rumah keluarga Manembu Supit dan keluarga Kawulur Manembu,” katanya.

Staf BPBD Kota Manado, Lee Bawole menambahkan, ada korban yang meninggal dan dievakuasi saat banjirr, yakni Muhamad Ahmad (65), warga Kelurahan Ternate Tanjung, Lingkungan 3. Korban diketahui meninggal karena sakit. Korban dievakuasi dengan menggunakan perahu kayu karena medan yang sulit dan harus melewati gang yang sempit.

“Jenazah korban dibawa dengan mobil ambulans PMI ke rumah kerabat korban di Kelurahan Kombos Timur Tuna,” ujar Lee.

Dari pantauan, sejak Minggu malam, kondisi air mulai surut. Sebagian warga kembali pulang kembali ke rumahnya dan membersihkan genangan air dan lumpur. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.