Peserta Rakornas Folmakes ‘Digoda’ Nikmati Pariwisata Sulut

0
72
Rakornas Folmakes 2019

KLIK24.ID – Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) memanfaatkan setiap momen mempromosi pariwisata di daerahnya. Seperti ajakan kepada peserta Rapat Koordinasi Nasional – Kefarmasian dan Alkes (Folmakes) wilayah Timur Indonesia agar menikmati pariwisata di Sulut.

Hal ini manfaatkan Sekprov Sulut Edwin Silangen saat membuka kegiatan tersebut di Hotel Four Points Manado, Kamis, (27/03/2019).  Silangen, mengajak kepada seluruh peserta Rakornas untuk menikmati keindahan alam pariwisata dan jajanan kuliner khas Sulut.

Ada tiga tempat yang ditawarkan kepada rakornas. “Danau Tondano, Taman Laut Bunaken dan hidangan kuliner dijalanan Kunya-kunya yang berlokasi di pusat Kota Manado,” katanya seperti disiarkan Humas Pemprov Sulut.

Kegiatan tersebut,  dihadiri kurang lebih 500 peserta dari 18 Provinsi ini mengusung tema kolaborasi pusat dan daerah dalam rangka peningkatan program kefarmasian dan alat kesehatan menuju Universal Health Coverage (UHC).

Dalam Sambutannya  Silangen, bersyukur dan berterima kasih kepada Kementrian Kesehatan yang telah melaksanakan kegiatan yang penting dan strategis ini di Provinsi Sulut, Hal ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah pusat untuk sektor kesehatan di Sulut.

“Program dari pemerintah pusat dalam hal ini kementerian kesehatan penting untuk disinkronkan dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, sehingga melalui Rakornas ini bisa menghasilkan kebijakan strategis untuk memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan,” ujar Silangen.

Lanjut Silangen, dalam rangka menunjang pembangunan disektor kesehatan terlebih dibidang kefarmasian, di Provinsi Sulawesi Utara terdapat 35 pedagang besar farmasi, 15 penyalur alat kesehatan, 47 Rumah Sakit, Puskesmas 193, Apotik 267, Toko obat 92, Toko obat tradisional 10 dan 3 Toko peralatan kesehatan. Tentunya kesemuanya ini harus bersinergi dengan program Kementrian Kesehatan.

Sementara itu Kepala Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes  Engko Sosialine  menuturkan pencapaian Universal Health Coverage (UHC) memerlukan upaya lebih untuk menjamin meratanya ketersediaan obat, vaksin dan perbekalan kesehatan serta meningkatkan pengawasan alat kesehatan.

Selain itu dengan adanya UHC diharapkan juga dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dan tenaga kesehatan tentang pentingnya kemandirian persediaan farmasi dan alat kesehatan dalam negeri yang berkualitas dan terjangkau. (GUS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.