Fit and Proper Tes Calon Perangkat Muntoi

0
Peserta Sedang mengikuti Tes Tertulis Dalam Proses Rekrutmen Perangkat Desa.

KLIK24.ID – Bertempat di rumah sangadi terpilih Muntoi, Yuliana Kartika Tunggali, Rabu (22/1), diadakan fit and proper test atau uji kelayakan terhadap calon perangkat desa untuk mengisi bebarapa posisi yang ada di Desa Muntoi, Kecamatan Passi Barat, Bolaang Mongondow.

Persyaratan administrasi bagi yang mendaftar, surat permohonan lamaran ditujukan kepada panitia, foto copy ijazah minimal SLTA/ sederajat, berusia 20-42 tahun, terdaftar sebagai penduduk Muntoi  minimal berdomisili 1 tahun sebelum pendaftaran,  foto KK/KTP, Pas Photo, surat pernyataan setia kepada pancasila dan NKRI, surat keterangan berbadan sehat dari Puskesmas, serta Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polsek.

Sangadi Muntoi, Yuliana Tunggali mengatakan tujuan dilakukan fit and proper test ini untuk memberikan kesempatan dan peluang kepada putra/i masyarakat Muntoi  menjadi perangkat Desa. “Meskipun secara aturan saya mempunyai hak preogratif mengangkat dan memberhentikan aparatur Muntoi tanpa harus dilakukan tes,” tuturnya.

Selain itu tujuan lain adalah untuk merefresh perangkat agar dalam menjalankan pemerintahan yang baru semua perangkat mempunyai kemampuan dan initegritas mendukung program-program sangadi, untuk kemajuan Muntoi ke depan. “Penting kiranya torang melakukan tes, agar terbentuk Tim work yang kuat, mempunyai tekad dan kemampuan yang memadai dalam menunjang terselengaranya pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” ungkap Yuliana.

Sangadi menambahkan peserta yang mendaftar berjumlah tujuh belas orang. Mereka kebanyakan generasi muda yang di miliki Desa Muntoi.  “Setiap Peserta diharuskan mengiisi formasi yang diinginkani, namun jika lulus penempatannya belum tentu posisi yang diinginkan, tetapi tergantung pada kemampuan kompetensi yang dimilikii. Posisi yang diperebutkan diantaranya, Sekdes, Kaur Pemerintahan, Kaur Umum, Kaur Ekonomi Pembangunan dan Kepala Dusun,” jelasnya.

Peserta diwajibkan mengikuti dua tahapan tes yaitu tes tertulis dan tes wawancara. “Materi tes saya dapat dari Pemerintah Kabupaten, dan pelaksanaan Fit and Proper tes kita jamin obyektif, jadi para peserta jangan khawatir,” tegas Sangadi..

Camat Passi Barat, Marief Mokodompit, S. Kom mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Muntoi. “Pengangkatan dan pemberhentian perangkat Desa merupakan hak preogratif kepala Desa, namun pengawasan Internal  tetap dilakukan pemerintah Kecamatan dan akan melakukan verifikasi dan validasi hasil tes tersebut,” terangnya.

Lebih lanjut Marief, langkah Yurika Tunngali patut di tiru oleh sangadi lainnya, agar dalam mengangkat perangkatnya jangan asal-asalan tidak memiliki kemampuan, sehingga sangadi sendiri yang repot.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.