Isu Antraks Teror Pedagang Daging Sapi

0
F: Daging Sapi (Istimewa)

KLIK24.ID – Munculnya isu virus Antraks di Jogjakarta, mulai berimbas pada penjualan daging sapi. Di Kotamobagu, meski tidak terdampak signifikan dari isu tersebut, namun sejumlah warga ditemui di Pasar Serasi mengaku khawatir dengan informasi tersebut.
“Tentu kami jadi was-was jika daging sapi yang dijual di Kotamobagu terjangkit virus tersebut. Saya berharap pemerintah kota lewat dinas terkait bisa mengambil tindakan pencegahan dengan memeriksa sapi yang akan disembelih dari para pedagang,” ujar In Terok, yang mengaku menetap di Kelurahan Kotobangon, kemarin.
Dia menyebut, pemeriksaan tidak saja pada daging sapi, tapi pada daging ayam juga perlu dilakukan.
“Sehingga kami yang membeli betul-betul merasa aman mengonsumsi daging yang dibeli,” tutur dia yang berbelanja ditemani anak perempuannya.
Sekadar informasi, munculnya penyakit antraks di Desa Gombang, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, Jogjakarta berdampak pada menurunnya penjualan daging sapi maupun kambing di pasar setempat.
Biasanya, satu penjual dalam satu hari bisa menjual sebanyak 20 kg. Namun setelah munculnya penyakit antraks tersebut, penjualan daging sapi maupun kambing menurun drastis. (erb/bbs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.