Eang Sentil “Sesajen” Untuk Mendapatkan DAK

0
PROGRAM : Bupati Sehan S Landjar memberikan saran dan tanggapan pada kegiatan penyusunan RPJMN tahun 2020-2024 regional Sulawesi, di Manado, kemarin.

KLIK24.ID — Bupati Sehan S Landjar menghadiri kegiatan penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024 regional Sulawesi, Senin (5/8).

Kegiatan berlangsung di Hotel Peninsula Manado ini, dibuka langsung Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandow dan turut dihadiri Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bapwnas)
Usai pemaparan dari tiga deputi masing-masing, Deputi Bidang Ekonomi Kementrian PPN, Deputi Bidang Pengembangan Regional dan Deputi Bidang Pendanaan Kementrian PPN, Bupati Sehan mendapat kesempatan memberikan tanggapan terkait isi materi yang disampaikan tiga Deputi dari Kementerian PPN/Bapenas.

Bupati menuturkan, sebagai dapur perencanaan negara, Kementrian PPN/BAPPENAS memiliki peran penting terhadap keberlangsungan pembangunan menuju arah yang lebih baik. Namun menurutnya, kendala yang ditemui pemerintah daerah dalam mendapatkan kucuran anggaran pemerintah pusat atau Dana Alokaso Khusus (DAK) memiliki syarat yang tidak diatur dalam Undang-Undang (UU) maupun aturan turunannya.

KLIK JUGA: Bupati Boltim Beri Waktu Sepekan Proses Tender RTLH

“Untuk mendapatkan dana tersebut pemerintah daerah kabupaten dan kota harus bersusah payah untuk mendapatkannya. Ini disebabkan karena banyak proses dan tahapan yang harus dilalui, yang bahkan demi mendapatkannya harus menggunakan “Sesajen”,” beber Sehan.

Ia menambahkan, apa yang telah dirancang oleh BAPPENAS dalam RPJMN sangat baik demi kesejahteraan raykat di daerah.
“Tapi apakah semua yang direncanakan tersebut bisa mulus hingga anggarannya keluar?. Oleh karena itu Saya berharap agar BAPPENAS lebih ‘Strong’ lagi dalam memperjuangkan rencana ini,” harap Eang–sapaan akrab Bupati–. (ndi) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.