Disiapkan Maju Pilgub, Steven-Yasti Digodok

0

KLIK24.ID – Konstalasi politik jelang tahapan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020, mulai berefek. Komunikasi politik antar partai politik bahkan kepada kandidat yang akan diusung, khususnya di Pemilihan gubernur (Pilgub), kian intens. Jika sebelumnya, beredar kabar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Utara (Sulut) akan mengusung Steven Kandouw-Tatong Bara, kini konstalasi politik berubah. Informasi diperoleh HARIAN BOLMONG RAYA, PDIP saat ini tengah gencar melakukan komunikasi politik dengan Yasti Soepredjo Mokoagow, untuk dipasangkan dengan Steven Kandouw maju Pilgub. Bahkan, sumber HARIAN BOLMONG RAYA menyebutkan, kesepakatan PDIP-Yasti mencapai 70 persen dan hampir final.

Sekadar referensi, berubahnya konstalasi politik dengan cepat dan ditariknya Yasti untuk berpasangan dengan Steven Kandouw, bukan sebuah ‘kesengajaan’. Baik PDIP dan Yasti, menurut informasi memiliki ‘kesepakatan’ tersendiri dalam menghadapi Pilgub 2020 mendatang. Yasti disebut mengiyakan ajakan PDIP untuk ditandemkan dengan Steven Kandouw, karena selain kapasitas Yasti yang mumpuni di Bolaang Mongondow Raya (BMR) hingga sejumlah wiilayah di Minahasa Raya dan Nusa Utara, Yasti dan PDIP disebut memiliki kesepakatan soal pembangunan jangka panjang di wilayah BMR.
“Komunikasi politik berjalan baik. PDIP dan Yasti menciptkan komitmen jangka panjang. Khususnya kepentingan Yasti di tanah Mongondow kedepan,” ujar sumber HARIAN BOLMONG RAYA yang berada di lingkaran Yasti, Sabtu (12/10) akhir pekan lalu.
Menurut sumber, kesepakatan hampir rampung meski tahapan penjaringan partai politik terkait kandidat belum dibuka. “Faktanya (PDIP-Yasti) seperti itu. Kita lihat nanti kedepan,” pungkas sumber yang meminta namanya disimpan.

Sekadar referensi, sebelumnya duet Steven Kandouw-Tatong Bara (PDIP-NasDem) berhembus kencang akan jadi pasangan di Pilgub. Duet PDIP-NasDem dinilai pasangan tangguh diusung apabila Olly Dondokambey diplot sebagai menteri di kabinet Presiden Jokowi-Amin. Namun, berjalannya waktu, komunikasi berubah, dan PDIP menjalin komunikasi baru dengan Yasti. Pun, sebelumnya, sebelum menskenariokan Steven-Tatong, PDIP lewat Olly Dondokambey telah lebih dulu melakukan komunikasi politik dengan Yasti. Bahkan, di beberapa kesempatan, Yasti mengakui telah dibujuk Olly untuk maju PIlgub. Seiring berjalannya waktu, pun langkah politik Yasti yang memilih keluar dari Partai NasDem, membuka peluang duet Steven-Yasti jadi paripurna. Sebab, telah menjadi rahasia umum, hubungan PDIP-NasDem retak baik tingkat nasional hingga Sulut, pascapemilihan legislatif dan presiden April lalu. Keluarnya Yasti dari NasDem, memberi ruang bagi PDIP untuk menggandeng Yasti untuk diusung di Pilgub. Apalagi, kapasitas Yasti yang mumpuni di BMR, ditambah gerbong-gerbong Yasti yang dikenal loyal terhadap Yasti, akan jadi keuntungan bagi PDIP.

Sementara itu, Sekretaris PDIP Sulut Franky Wongkar ketika dikonfirmasi menjawab diplomatis soal kabar Steven-Yasti diusung PDIP di Pilgub. Wongkar, yang juga menjabat wakil bupati Minahasa Selatan, lebih membahas regulasi soal perekrutan kandidat.
“Saat ini PDIP belum membahas terkait siapa kandidat calon wakil gubernur. Ada tahapannya. Penjaringan, penyaringan, dan penetapan. Itu tahapan dari partai,” ujar Wongkar.

Terkait informasi PDIP menargetkan porsi Cawagub dari BMR, Wongkar memberikan penjelasan.

“Nanti kita lihat ke depan soal itu. Intinya semua berpeluang dan harus mengikuti tahapan penjaringan partai,” jelas dia.

Jika melihat tren partai politik jelang Pilkada, duet Steven-Yasti sepertinya akan jadi kenyataan, meski tidak melewati tahapan penjaringan partai. Pun sebelumnya, dibeberapa kabupaten/kota, kandidat yang diusung partai politik bahkan tidak mengikuti tahapan penjaringan partai. Seperti di Minahasa, pasangan Roy Roring-Robby Dondokambey. Dalam penjaringan partai, nama Roy Roring dan Robby Dondokambey diduga tak terakomodir. Justru nama Jantje Sajow, calon incumbent bupati Minahasa saat itu yang menguat. Namun pada akhirnya pasangan Roy-Robby lah yang diusung hingga memenangi Pilkada Minahasa 2018 lalu.(erb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.