Yasti Hengkang, NasDem ‘Bungkam’

0
Yasti Soepredjo Mokoagow

KLIK24.ID – Keluarnya Yasti Soepredjo Mokoagow dari keanggotaan Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sulawesi Utara (Sulut), membuat jajaran pimpinan di Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sulut, ‘bungkam’.

Sekretaris DPW NasDem Sulut Vicktor Mailangkay dikonfirmasi HARIAN BOLMONG RAYA enggan menanggapi keluarnya Yasti. Vicktor berkelit, tidak bisa memberikan statement karena posisi Yasti di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem.

“Sikap partai karena keberadaan beliau di DPP. Nah, kalau DPP itu ada institusi kita yakni Komando Pemenangan Wilayah Provinsi (Kompemwil) yang dijabat oleh Ibu Felly Runtuwene. Lebih bijaksana jika dia,” kata Vicktor.

Sementara saat dihubungi terhadap Kompemwil NasDem Sulut Felly Runtuwene, tidak pernah di respon oleh Ibu Felly Runtuwene.

Terpisah, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulut Franky Wongkar mengatakan, pihaknya belum mengetahui apakah top eksekutif Bolmong sudah menjadi kader dari PDIP. Sebab, untuk bisa masuk ke PDIP ada mekanismenya.

“Jadi kalau melakukan komunikasi pasti ada. Setiap partai punya mekanisme dan aturan. PDIP untuk menjadi anggota prinsipnya kita terbuka, tapi ada aturan. Pintu masuknya bisa dari DPC, DPP dan DPD. Mendaftarkan diri atau menyatakan diri untuk menjadi anggota PDIP. Kita akan konfirmasi dulu apakah itu sudah dilakukan di DPC Bolmong.

Mekanismenya seperti itu di PDIP. Kalau yang dia sampaikan langsung ke siapa saja kader partai itu hal yang wajar. Mungkin di DPD belum, tapi DPC dia bisa masuk, DPP dia bisa masuk. PDIP partai terbuka tapi selektif,” tandasnya.

Seperti pemberitaan kemarin, Yasti Soepredjo Mokoagow, bupati Bolaang Mongondow, resmi mundur dari keanggotaan Partai NasDem Sulut. Pernyataan itu diucapkan langsung oleh Yasti ketika berjumpa insan pers usai menghadirib pembukaan pelaksanaan pekan daerah KTNA di Desa Kopandakan II, Kecamatan Lolayan, Bolmong.

“Saya bukan lagi orang partai. Saya sudah non partai dan resmi mundur dari Nasdem,” tegas Yasti. Yasti, ketika disodorkan pertanyaan soal langkah politiknya ke depan, tampak masih malu-malu menjelaskan.
“Yang jelas, untuk bergabung dengan partai politik, nanti akan ditentukan ke depan,” kata Yasti.

Ditanyakan apakah PDIP partai yang dituju, Yasti menjawab diplomatis. “Saat ini masih berdiam diri dan merenung. Saya masih tawakuf dan tafakur,” tuturnya.
Sekadar referensi, keluarnya Yasti dari NasDem juga disinyalir terjadi konflik internal di tubuh partai besutan Surya Paloh. Informasi diperoleh beberapa waktu lalu, Yasti kecewa karena DPP NasDem mengkultuskan seseorang kader di NasDem Sulut dan tidak menganggap masukan kader lain. Disamping itu juga, NasDem dikabarkan hanya mengutus calon wakil gubernur pada Pemilihan gubernur (Pilgub) 2020 mendatang dan itu adalah Vonnie Anneke Panambunan, bupati Minahasa Utara. Pun, surat pengunduran diri Yasti ke Partai NasDem disebut telah dimasukkan sejak beberapa pekan sebelumnya. (mg41)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.