Tabung Tiruan LPG 3 Kg Beredar, Ini Ciri-cirinya

0
ilustrasi

 Ciri-ciri Tabung Tiruan:

1.   Penampilan tabung tampak baru

2.   Tidak ada kode pabrikan atau diidentifikasi dibuat sendiri (distamping sendiri)

3.   Berlabel SNI namun tahun pembuatan sebelum ada ketentuan SNI

4.   Tampak las-lasan dihandguard/fotring/ body tidak standard dan las-lasan baru

5.   Kondisi tabung belum pernah diisi LPG.

KLIK24.ID – Salah satu warga Tabang mengeluhkan selalu ditolaknya tabung elpiji, saat akan mengisi di pangkalan. Padahal katanya, tabung yang dibawa terlihat baru dan sama seperti tabung lainnya. “Kita tadi so dari pangkalan di Tabang, Mocil dan Pobundayan selalu menolak kita pe tabung. Alasannya dorang nimau terima tabung gas baru. Padahal kita ada dapat juga dari pangkalan,” kesal warga tersebut.

Saat dimintai tanggapan soal hal ini, Kepala Setasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Andy Rizal membenarkan jika saat ini beredarnya tabung tiruan elpiji 3 kg. Bahkan masyarakat diminta dapat mewaspadainya karena tabung tersebut akan membahayakan sipengguna. Namun, katanya, tidak semua tabung yang terlihat baru itu tabung tiruan, tabung yang tidak sesuai standard pertamina biasanya catnya terlihat baru dan belum pernah diisi Lpg. Ketika masuk ke SPBE langsung ditahan oleh petugas karena tabung tersebut dinilai tidak berkualitas dan membahayakan pengguna. “Saat ini ada beberapa tabung yang kami tahan karena tidak sesuai pabrikan Pertamina,” jelas Andy kepada Harian Bolmong Raya, kemarin.

Iapun menerangkan ciri-ciri tabung tiruan atau non pertamina. Pertama, penampilan tabung tampak baru, tidak ada kode pabrikan atau diidentifikasi dibuat sendiri (distamping sendiri), berlabel SNI namun tahun pembuatan sebelum ada ketentuan SNI, tampak las-lasan dihandguard/fotring/ body tidak standard dan las-lasan baru, kondisi tabung belum pernah diisi LPG.

“Tidak semua tabung baru adalah tiruan. Karena ada tabung milik pertamina yang sudah dicat kembali oleh pabrikan dan bisa  digunakan. Apa lagi jika sudah pernah diisi LPG, itu tidak membahayakan. Jadi tidak semua tabung baru tiruan. Masyarakat pasti bisa membedakan mana yang tiruan dan mana yang tidak,” terangnya.

Untuk itu dirinya  meminta agar bila ditemui adanya tabung yang ciri-cirinya seperti diatas untuk tidak membeli atau menggunakannya, karena, baik agen maupun pangkalan enggan untuk menerimanya. “Jadi masyarakat harus lebih bijak lagi dalam penggunaannya karena ini demi kenyamanan dan keselamatan pengguna,” tutupnya. (aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.