Pilsang, Keluarga Besar jadi Penentu

0
ilustrasi

KLIK24.ID – Pemilihan Sangadi 2019 di Kabupaten Bolmong yang diikuti 104 desa, menarik untuk disimak. Berbagai prediksi/analisa faktor-faktor yang akan mempengaruhi hasil Pilsang patut dibahas. Salah satunya faktor keluarga besar bakal calon (balon) akan berpengaruh terhadap hasil Pilsang. Hal ini disampaikan Pengiat Desa Hamri Mokoagow saat dihubungi di rumahnya Mopait, kemarin.

Hamri mengatakan Pilsang merupakan arena kontestasi politik demokrasi yang ditentukan berbagai faktor, antara lain keluarga besar, investasi sosial bermasyarakat, ketokohan di kampung, faktor uang dan kedekatan dengan kekuasaan. “Balon yang mempunyai basis keluarga besar merupakan modal untuk memenangi pertandingan. Dengan catatan balon harus bisa memanfaatkan modal ini,” katanya. “Ingat soal keluarga yang tak mendukung kerabat, sering berbuntut panjang. Hubungan kekeluargaan bisa putus, paling tidak untuk beberapa tahun ke depan. Itulah sebagai dasar kenapa faktor keluarga besar sangat menentukan,” ujar mantan tenaga ahli ini.

Walaupun demikian masyarakat harus hati-hati dalam menentukan pilihan. Setidaknya harus didasari kemampuan/kapabalitas dan Integrity calon tersebut. “Kemampuan dan integritas diri harus jadi dasar menetukan sikap untuk memilih. Sebab jika hanya berdasarkan keluarga, apabila calon terpilih tidak bisa melaksanakan tugas tanggung jawab dengan baik, terlibat masalah hukum justru akan membuat malu keluarga besar,” tegasnya.

Sementara itu, Dosen IAIA Muhamdiyah, Subekti Ali  mengatakan Pilsang di sejumlah desa di Bolmong menjadi isu menarik bagi warga. Apalagi jika ada saudaranya yang maju menjadi calon. “Ada dua pilihan bagi keluarga di desanya harus mendukungnya atau justru berseberangan. Bila ada dukungan yang kuat, besar kemungkinan calon kades tersebut memiliki peluang yang besar untuk jadi. Tapi kalau sebaliknya maka jadi bumerang bagi calon sangadi untuk mencari dukungan warganya. Tentunya harus mencari strategi untuk membangun opini kuat,” kata mantan Ketua Departeman Agama Boltim ini.

Subekti menambahkan sebagai pengikat awal kepada masyarakat, biasanya warga ingin melihat langsung apa sih visi dan misi calon kades yang akan dipilih. “Mereka bisa membandingkan seperti apa program-program kerjanya jika terpilih,” tambahnya. Kata Subekti, faktor apapun yang menentukan hasil pilsang, dia berharap mudah-mudahan para sangadi yang terpilih nanti bisa berpikir untuk kemajuan desa. Minimal mereka bisa menggunakan dana desa atau ADD sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” tutupnya.(jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.