VIDEO: Sidang Kasus Pembunuhan Lolan Ricuh, Keluarga Korban Histeris

0

KLIK24.ID — Sidang dengan agenda mendengarkan pembacaan pembelaan bebas terhadap tersangka kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di Desa Lolan beberapa bulan lalu, berakhir ricuh. Dimana, keluarga korban yang hadir saat sidang di kantor Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu, menangis histeris.

Menurut pantauan HBMR, keluarga korban merasa pembacaan pembelaan oleh kuasa hukum terhadap tersangka, sangat tidak sesuai dengan fakta yang ada. Karena, dalam sidang yang dilakukan beberapa waktu lalu, pelaku sudah mengakui dan menyampaikan didakwaan umum, bahwa itu adalah perbuatan mereka dan mereka siap menjalani hukuman.

Namun, saat mendengarkan pembelaan tersangka, yang disampaikan kuasa hukum benar-benar tidak sesuai dengan kenyataan. Bahkan, mereka menuntut agar ke tujuh pelaku dibebaskan.

Merasa kesal dengan tuntutan tersebut, keluarga korbanpun menangis histeri karena kesal dengan ucapan dan sikap pengacara. “Kami berharap hakim pengadilan dapat memutuskan hukuman kepada pelaku yang jelas-jelas sudah terbukti,” ujar salah satu keluarga sambil histeris.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fajar Tri Ajikusuma menanggapi apa yang disampaikan kuasa hukum tersangka mengatakan, pihaknya tetap mengacu pada tuntutan mereka dengan hukuman penjara 15 tahun dan 12 tahun, sesuai perbuatan mereka.
“Tetap mengacu dengan tuntutan,” kata Fajar.

Sementara Hakim Dua yang menangani sidang dan merupakan Humas PN Kotamobagu Raja Bonar Siregar menyampaikan sidang lanjutan akan digelar pekan depan Kamis (3/10). Dimana, dalam sidang tersebut membacakan putusan hakim. “Sebelumnya Jaksa penuntut sudah mengajukan tuntutan Hukuman dan hari ini (kemarin) oleh kuasa hukum tersangka. Nah, pada kamis depan adalah pembacaan putusan hukuman,” ujar Bonar.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.