VIDEO: Diduga Tebar Fitnah, Puluhan Warga Minta Kepala KUA Lolak Dicopot

0
PROTES: Puluhan warga menggelar aksi di kantor Kemenag Bolmong,  meminta Kepala KUA Lolak Dicopot. (f: Tjipta)

KLIK24.ID – Puluhan warga yang dimotori Ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) menggelar aksi di halaman kantor Kementerian Agama Bolaang Mongondow (Bolmong).  Kamis (5/9), kemarin. Mereka datang dengan menggunakan kendaraan,  serta membawa sepanduk yang bertuliskan desakan agar Kemenag Bolmong mencopot Kepala KUA Lolak. Desakan pencopotan itu karena oknum kepala KUA diduga membuat gaduh di tengah masyarakat dengan menebarkan fitnah yang tidak sesuai fakta. Pun,  aksi dari warga tersebut diterima langsung oleh Kepala Kemenag Bolmong Tavip Pakaya, sekira pukul 10.15 Wita.

PROTES: Puluhan warga menggelar aksi di kantor Kemenag Bolmong,  meminta Kepala KUA Lolak Dicopot. (f: Tjipta)

Salah satu orator Firdaus Mokodompit meminta kepada Kemenag Bolmong untuk segera mencopot kepala KUA Lolak. “Kami minta kepada pihak Kementrian Agama untuk segera mengganti Kepala KUA Kecamatan Lolak karena yang bersangkutan saat ini terjerat kasus hukum dan sudah membuat resah masyarakat di Kecamatan Lolak,” ujar   Firdaus.
Firdaus mengungkapkan, kedatangan mereka untuk meminta Kepala KUA Lolak Budiharjo Tumbol untuk tidak diberikan jabatan. Pasalnya, Budiharjo sedag hadapi  kasus hukum terkait laporan pencemaran nama baik atas nama Sukron Mamonto. Sebab menurut Firdaus, Ketua KUA Lolak telah menyinggung dan mempersoalkan  kepercayaan agama lain. Dan hal ini merupakan bom waktu yang akan merusak hubungan toleransi antar umat beragama di Bolmong. “Jika permintaan kami ini tidak mendapatkan tanggapan dari Kementrian Agama Bolmong, maka kami akan melakukan aksi ke Kementrian Agama Provinsi Sulut,” tegas Firdaus.

Salah satu warga,  Sawu Pontoh  ikut menaambahkan, saat ini masyarakat Desa Lolak Tombolango sudah resah dengan kejadian ini. “Kami minta agar KUA Lolak segera diganti,” pintanya.

PROTES: Puluhan warga menggelar aksi di kantor Kemenag Bolmong,  meminta Kepala KUA Lolak Dicopot. (f: Tjipta)

Sementara itu, Kepala  Kemenag Bolmong Tavip Pakaya mengaku, sedang memantau kisaran suara yang ada di masyarakat terkait dengan keluarnya Fatwa MUI dan Kasus hukum Kepala KUA Lolak. “Kepala KUA Lolak merupakan staf saya dan saya berkewajiban memberikan nasehat,” kata Tavip didepan puluhan aksi, sekira pukul 10.00 Wita.

Terkait vonis bersalah Kepala KUA Lolak saat ini pihak Kemenag belum menerima salinan putusan dari Pengadilan  sebagai dasar untuk memberi tindakan. “Saya sangat anti dengan orang yang Intoleran  terhadap pemeluk agama lain. Kewajiban saya sebagai kepala Kementrian Agama adalah untuk menjaga toleransi umat beragama di Kabupaten Bolmong. Saya berharap masalah ini dapat diredam agar tidak meluas dan saya akan berusaha menyelesaikan masalah ini secepatnya,” ucap Tavip.

KLIK JUGA: Sukron Mamonto: Hubungan Saya dengan Bupati Bolmong Baik-baik Saja

Terpisah,  Camat Lolak Yunius Mokoginta mengatakan, gerakan masyarakat hari ini adalah gerakan positif dalam rangka menyalurkan aspirasi. Namun perlu diantisipasi untuk tidak menyebar. “Segera kumpulkan tokoh-tokoh masyarakat Kecamatan Lolak untuk menyelesaikan permasalahan. Saya meminta agar masyarakat senantiasa dapat menjaga situasi Kamtibmas di Kecamatan Lolak,”  harap Dilapanga.

Dalam aksi tersebut, mendapat pengawalan dari aparat Kepolisian dari Polsek Lolak dibantuk aparat dari Polres Kotamobagu. Kapolsek  Lolak AKP. Abdul Rahaman Fauzi meminta agar masa untuk tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Dia meminta percayakan permasalahan ini kepada pihak Kementrian Agama untuk menanganinya, ” tuturnya. (cip)

Tonton videonya di sini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.