Hanira Paputungan Pecahkan Mitos

0
Hanira paputungan

KLIK24.ID – Adalah Hanira Paputungan, seorang mantan sangadi Desa Tolotoyan Kecamatan Pinolisian, sukses meyakinkan masyarakat sehingga bisa terpilih menjadi anggota DPRD Bolsel Periode 2019-2024, setelah tahun 2016 lalu gagal dalam pilsang 2016.

Wanita kelahiran  tahun 1970, terpilih jadi anggota dewan setelah memperoleh suara terbanyak dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), melalui daerah pemilihan (Dapil) III Pinolosian bersatu, dan Hanira masuk daftar kelima dari tujuh kursi yang diperebutkan.

Seorang warga Tolotayan mengungkapkan dirinya sangat bersyukur desanya tahun ini ada warga yang terpilih menjadi anggota dewan. Setidaknya kami bisa menyalurkan aspirasi kepada beliau, tidak perlu jauh-jauh. “Kami warga Tolotoyan merasa  bangga ada wakil rakyat dari desa kami, saya yakin Ibu Hanira Paputungan akan memberikan yang terbaik buat desa,, daerah pemilihannya dan buat Bolsel pada umumnya,” ungkap Nia, warga setempat.

Lanjut Nia, Ibu Hanira merupakan mantan pimpinan (Sangadi). ia dikenal sebagai seorang pemimpin yang mengerti keadaan warganya, dan memberikan  bukti yang nyata bagi Desa Tolotoyan. “Memang betul ibu gagal di pilsang tahun 2016, pemenangnyanya Ramlan Makalalag, tetapi beliau dan keluarganya tokoh masyarakat yang disegani di Tolotoyan. Beliau seorang figur yang baik hati, maka masyarakat  mempercayakan amanah kepada beliau sebagai wakil rakyat dari masyarakat Pinolosian Bersatu,” katanya.

Senada dengan warga Tolotoyan, Widodo warga Posilagon mengatakan dengan terpilihnya Hanira Paputungan, berarti memecahkan mitos di Bolsel, bahwa mantan sangadi dan gagal dalam Pilsang ternyata bisa terpilih menjadi Legislator. “Setahu saya ini merupakan mantan sangadi pertama yang terpilih menjadi anggota Dewan Bolsel,“ sebut Widodo.

Terpisah Hanira Paputungan mengatakan rasa syukur kepada Allah SWT, tentunya pertama dirinya lakukan, setelah pelantikan Dewan minggu lalu. “Kedua kami berterimakasih kepada masyarakat Pinolisian Bersatu yang telah mempercayakan amanah kepada dirinya. Sebagai wujud syukur dan rasa berterima kasih kepada masyarakat, saya akan mendengarkan keluhan warga sebagai bentuk assessment, menganalisa, dan nantinya mengajukan usulan atau rekomendasi pada pihak terkait. Disamping itu saya juga melakukan pengawasan,” ungkapnya.

Suami dari Rahmat Sondakh, menambahkan pertarungan dapil  III di Pinolosian Bersatu sangat keras itu bisa terlihat dari perolehan kursi.  kursi disapu bersih PDI, Satu Nasdem, PAN dan PKB. “Alhamdulillah saya mendapatkan kursi kelima, dengan mengantongi total suara PKB 1356 suara,” jelasnya.
Saat ditanya tentang latar belakang  ikut dalam Pileg, Wanita yang aktif di Majelis Taqlim menuturkan dirinya sebelumnya menjadi Sangadi Desa Tolotayan 1999 – 2004, PL H 2015, dan PLH 2017.  “Menjadi wakil rakyat merupakan suatu amanah, dan desa kami selama tiga periode belum ada yang duduk menjadi  anggota dewan, apabila suatu wilayah tanpa memiliki wakil rakyat justru akan terkesan kesulitan untuk memboyong  berbagai program dari pemerintah seperti halnya infrastruktur. Melihat situasi seperti saat ini saya merasa terpanggil untuk menjadi wakil rakyat demi untuk mewujudkan Kabupaten Bolsel  khususnya Dapil Pinolosian Bersatu kedepan lebih baik,” ucap Hinira.(jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.