Petani BMR Mengeluh Harga Jagung Anjlok

0
Ilustrasi

KLIK24.IDPetani jagung Bolmong Raya saat ini mengeluhkan anjloknya harga komoditi ini. Harga jagung turun sejak satu bulan terakhir dari Rp3.500 perkilogram menjadi Rp2.800 per kilogram.

Turunnya harga jagung diduga akibat musim panen secara bersamaanBanyaknya hasil panen di tingkat petani mengakibatkan penurunan harga. Sukri Makalalag, salah satu petani jagung asalTabang, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Senin (5/8), saat ditemui di lahan kebunnya di Lolayan mengungkapkan, penurunan harga jagung yang sudah terjadi sejak beberapa minggu terakhir tentu membuat petani lesu“Harga jagung bulan lalu cukup tinggi harganya diatas Rp3.500 per kilogramTapi sekarang harga jagung terus mengalami penurunan menjadi Rp2.800 per kilogram, di jual di gudang Jalan AKD. Itupun masih diperhitungkan kadar airnya, ungkapnya.

Rahman petani Lolayan menambahkan dirinya  telah menjual jagung bulan lalu Rp3.500. “Harga jagung akhir tahun hingga awal tahun cukup tinggi harganya diatas Rp3.500 per kilogram. Tapi sekarang harga jagung terus mengalami penurunan sampai sekarang menjadi Rp2.500 per kilogram,” tambahnya.

KLIK JUGA: Jelang Idul Adha, Harga Kambing Capai Rp6,75 Juta

Sedangkan Rahmat, salah satu tengkulak jagung di wilayah Pasar Serasi, menambahkan harga jagung memang mengalami penurunan sejak beberapa minggu terakhir karena musim panen dari daerah Dumoga. Untuk harga sekarang, per kilogram sebesar Rp 2.800. “Untuk harga memang tidak sama di beberapa wilayah. Selain dibedakan oleh kualitas juga dibedakan oleh jarak tempuh lokasi panen,” tambahnya.

Untuk harga jagung kering bersih per kilogram sebesar Rp .000,sedangkan untuk jagung asalan per kilogramnya sebesar Rp. 2.800. “Jika jagung bersih biasanya tengkulak bisa langsung menjual. Sedangkan untuk jagung asalan biasanya tengkulak akan kesulitan karena harus melakukan pembersihan terlebih dahulu sebelum dijual kembali,” jelasnya.(jo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.