Diduga Diborong Pemilik PETI, Solar BMR Dimonopoli

0
Ilustrasi

KLIK24.ID – Warning bagi jajaran penegak hukum di Bolaang Mongondow Raya (BMR). Saat ini diperoleh informasi ada aktivitas monopoli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di semua Stasiun Pengisian Bahan-bakar Umum (SPBU) di BMR.

Diperoleh informasi, modus operandi yang dijalankan pelaku yakni dengan bekerjasama dengan pemilik SPBU. Setelah itu, stok solar yang berada di SPBU tidak akan dijual, dan petugas SPBU akan diperintahkan pemilik untuk mengatakan kepada pembeli bahwa solar habis.

“Ini sudah terjadi sejak dua minggu lalu. Banyak kendaraan kesulitan mendapatkan solar. Kalaupun dilayani, biasanya SPBU terbatas menjual solar atas perintah pemilik,” ujar sumber HBMR yang merupakan salah satu pekerja di salah satu SPBU di Bolaang Mongondow (Bolmong).

Menurut dia, modus ini dilakukan di sejumlah SPBU di wilayah BMR. “Jadi ada kerjasama antara pembeli dengan pemilik SPBU maupun petugas SPBU,” jelas dia.
Menariknya, dalam pengakuan sumber, solar yang dimonopoli itu ternyata akan dijadikan bahan bakar di sejumlah lokasi tambang emas di BMR. “Itu faktanya. Tinggal kepolisian yang menyelidiki,” pungkas sumber, kemarin. Kapolres Kotamobagu AKBP Gani Fernando Siahaan SIK MH dikonfirmasi terkait kabar itu mengatakan, masyarakat dimintai melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian. “Silahkan laporkan aja, yah kalau ada pidana, akan ditindak,” pungkas Siahaan.

KLIK JUGA: Kasus Korupsi Askes, Puluhan Eks Legislator Bolsel Kans Tersangka

Sekadar referensi, ketersediaan BBM di BMR jadi persoalan tersendiri. Sebelumnya, Juni lalu, ketersediaan BBM langkah di seluruh BMR. Menariknya ditengah kondisi itu, ternyata ditemui adanya penimbunan BBM yang dilakukan oknum-oknum yang menjadi penjual.
Khusus Kotamobagu, Pemerintah kota (Pemkot) Kotamobagu lewat Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan Pembangunan Alfian Hasan mengaku kuota BBM yang bersubsidi dan non subsidi jumlahnya sama. “8000 kilo liter perhari untuk bbm jenis premium dan non premium,” kata Alfian. Menurutnya, total 8000 kilo liter tersebut didistribusikan oleh pertamina ke Kotamobagu untuk satu unit SPBU yang ada di Kotamobagu. “8000 kilo liter itu persatu SPBU yang ada, jadi sudah pasti ada,” ujarnya.(mg40)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.