Desa di Bolmong Tidak Stanting

0
PROFESIONAL: Christian Mokalu, SE, sedang memberikan pelatihan pengembangan sumber daya manusia di Hotel Tamasya.

KLIK24.ID – Christian Mokalu selaku Koordinator Tenaga Pendamping Profesional (P3MD) Bolaang Mongondow mengatakan prevelansi desa-desa di Kabupaten Bolmong, dalam kondisi stunting namun jumlahnya relatif  kecil. “Desa-desa yang belum tumbuh normal, jumlahnya relatif kecil. Karena hanya ditemukan beberapa desa saja,” kata Christian.

Christian menjelaskan penetapan tingkat perkembangan desa yang dianut oleh Kementerian Desa didasarkan atas beberapa indikator. Diantaranya indikator ketahanan sosial, ketahanan ekonomi dan ketahanan lingkungan. “Misalnya dari sisi ketahanan sosial, berapa jumlah penduduk miskin, akses ke pusat pendidikan dan kesehatan, berapa persentase angkatan kerja dan jumlah persentase pengangguran,” jelasnya.

“Dari sisi sumber daya manusia atau SDM, berapa angka warga yang melek huruf, tingkat partisipasi sekolah di desa  dan ini masyarakat yang buta huruf sekarang bisa dihitung,” tambahnya.

“Sisi kapasitas atau kemampuan desa, berapa besarnya pendapatan asli desa (PAD) berdasarkan desa-desa di kabupaten dalam satu tahun. Bidang infrastruktur berapa rata-rata jarak dan waktu tempuh dari kantor desa ke kantor kabupaten yang membawahi,” katanya.

KLIK JUGA: Sewa Sound System Andalan BUMDes Poyowa Kecil

Christian menambahkan Penanganan desa terpencil/tertinggal (Stunting),  hendaknya dilakukan bukan sekedar pemerataan pembangunanTapi menjadi fokus kegiatan pembangunan desa yang dampak utamanya adalah menghilangkan ketertinggalan dan meminimalkan kemiskinan. “Proses partisipasi masyarakat jadi penting, untuk mempercepat pertumbuhan desa,” tambahnya.

“Contoh proses partisipasi pada program pembanguan  desa diawali dari musyawarah dusun dilanjutkan ke musyawarah desa yang dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, tokoh Agama, RT / RW, pemerintah desa beserta BPD dalam rangka penggalian gagasan. Penggalian gagasan tersebut dapat diketahui permasalahan yang ada di desa dan kebutuhan apa yang diperlukan oleh masyarakat. Sehingga percepatan pertumbuhan dan pembangunan desa akan lancar,” tambahnya. (jo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.