BPS Kotamobagu: Penetapan Kota Inflasi Tertunda

0
Kantor BPS Kotamobagu di Jalan Paloko-Kinalang (Jalur Dua)

KLIK24.ID –Balai Pusat Statistik (BPS) menunda penetapan Kota Kotamobagu sebagai Kota Inflasi. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kepala Kantor BPS Kotamobagu melalui Kepala SeksStatistik Distribusi, Herry Surahman.

“Belum jadi (penetapan kota inflasi) tahun ini. Jadinya mulai tahun depan,” ungkap Herry kepada HBMR, Kamis (1/8).

Menurut Herry, ada beberapa faktor yang menyebabkan tertundanya rencana penetapan tersebut, salah satunya yaitu terkait akurasi perbandingan Indeks Harga Konsumen (IHK). “Pertimbangannya supaya IHK antar tahun bisa diperbandingkan,” terang Herry.

Lebih lanjut, Herry menambahkan jika dimulai pada awal tahun, maka perbandingan inflasi dan deflasi year on year (yoy) lebih mudah di dapat dan relevan.

KLIK JUGA: Pemasangan Indihome di Bolsel Dimulai September

Untuk diketahui, sebelumnya Kepala Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Irena Listianawati mengatakan usulan penetapan Kotamonagu sebagai Kota inflasi sudah disampaikan kepada BPS Pusat dan telah disetujui.

“Usulan itu (kota inflasi) sudah dilakukan sekitar empat tahun lalu. Dan sudah disetujui,” ujar Irene beberapa waktu lalu.

Lanjut Irena, tujuan penentuan kota inflasi ini agar angka yang disajikan lebih akurat, karena selama ini penentuan kota inflasi hanya terbatas di Ibu kota Provinsi.

“Sebelumnya kota inflasi itu hanya terbatas pada ibu kota provinsi dan kota besar lainnya, nah supaya angkanya lebih tajam, lebih akurat, maka ditambahlah lebih banyak sample kota inflasi” tambahnya.

Hal ini pun ditanggapi oleh akademisi Universitas Dumoga Kotamobagu, Dr (cand) Indah E Samuel SE ME. Dia mengatakan, langkah tersebut merupakan sebuah langkah maju karena nantinya akan berpengaruh pada laju pertumbuhan ekonomi Kotamobagu khususnya dan Bolaang Mongondow Raya pada umumnya.

Dia juga memprediksi penentuan kota inflasi ini salah satunya disebabkan oleh sudah semakin banyak sumber-sumber produksi yang melakukan kegiatan ekonomi dan mempengaruhi iklim ekonomi di Kotamobagu.

“Berdasarkan definisi kota inflasi, berarti setiap kenaikan harga barang dan jasa atau pola kegiatan ekonomi yang ada di Kotamobagu berpengaruh terhadap kehidupan ekonomi yang ada di Provinsi Sulawesi Utara. Itu artinya pelaku ekonomi  di Kotamobagu dalam tanda kutip bisa mengontrol fluktuasi harga barang dan jasa,” ujar kandidat doktor ilmu ekonomi ini kepada HBMR beberapa waktu lalu. (gan/gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.