Delyanti Mamonto, Dari Panggung Hiburan ke Panggung Politik

0
Delyanti Mamonto

KLIK24.ID – Sejak terpilihnya Delyanty Mamonto.SE sebagai Kepala Desa Bongkudai 2018, penampilannya yang berbeda di antara sangadi wanita lainnya menjadi bahan pembicaraan. Mulai dari latar belakangnya sebagai penyanyi. hingga kebiasaan ngomong yang tanpa basa-basi. Hingga banyak pula yang memuja sikapnya yang cuek tak peduli dengan penilaian orang. Bahkan disaat bekerja ia begitu tegas, tanpa kendor sedikitpun. Apapun bentuk kebijakan yang menyimpang akan dihadapinya.

Saat Harian Bolmong Raya bertemu dengannya di Kantor Desa Bongkudai pada Sabtu (27/7), sangadi wanita sekaligus musisi ini, banyak bercerita tentang perjalanan hidupnya hingga saat ini.  “Saya lahir di Bongkudai, sejak kecil memang sudah memiliki jiwa entertain, banyak ajang saya ikuti sebagai pembentukan karakter yang melatih rasa percaya diri saya. Banyak juga organisasi yang saya ikuti sebelum dan sesudah saya jadi sangadi. Saya pernah menjabat Ketua Fatayat NU (Kowani) Boltim tahun 2012, dan sekarang sebagai sekretaris Fatayat NU Boltim. Saat terpilih menjadi sangadi Bongkudai, pernah juga menjadi Ketua Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Sempat masuk juga di jajaran pengurus KNPI Boltim, dan banyak organisasi lainnya,” tutur sangadi nyentrik ini.

KLIK JUGA: Rian Gonibala, Musisi Pemburu Vintage

Sangadi yang juga penyanyi cantik ini sempat viral di medsos pada Februari 2018. Karena saat menghadiri Rakornas di Jakarta ia mendapat kesempatan berbicara langsung kepada Mentri dan Presiden, dan ia terpilih dan masuk di 5 Kepala Desa Terbaik se-Indonesia.

“Saat ada kesempatan bicara, saya gunakan itu dengan sebaik- baiknya. Ada empat poin yang saya utarakan, pertama inti dari tentang pembentukan Provinsi BMR, kedua, tentang kesejahteraan Kepala Desa. Ketiga meninjau dan memprogres kembali program NawaCita, dan ke empat menseriusi atau mempercepat perubahan data statistik, hingga sebagai contoh program PKH itu bisa tersalur dengan benar melalui data statistik terbaru,” ungkap Deli sapaan akrabnya.

Tapi siapa yang sangka di balik itu semua sifat tegas dan kritisnya, ia adalah seorang entertainer yang mumpuni dan berprestasi. Diantaranya Juara 1 pada ajang Lomba Pidato berbahasa Inggris yang mewakili Kab. Bolaang Mongondow di Manado tahun 1997, tahun 1998 lewat asuhan vokal Bambang Ginoga ia mendapat juara 1 ajang Bintang Vokalia tingkat umum se-Bolaang Mongondow yang saat itu di adakan di gedung Gelora Ambang Kotamobagu. 2006 terpilih menjadi Nanu Bolmong,  dan di tahun 2007 terpilih sebagai the best couple dalam ajang pemilihan model sophie martin bersama Cakra yang saat itu menjabat sabagi Uyo 2006. Kini, tampil fashionable yang selalu cantik dan percaya diri adalah hasil dari perjalanan hidupnya yang sudah matang di panggung entertain sedari dulu.

“Karena musisi itu fleksibel, maka profesi itu bisa dilekatkan pada bidang apa saja, baik itu panggung hiburan, hingga ke panggung politik,” tutupnya.(mg45)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.